FAMILY BLOG : Last trip on March 2013: Singapore....Legoland.....Phuket....Apa yang menarik di Phuket?......Hemmm...Pernah dengar JAMES BOND ISLAND? atau PHI-PHI ISLAND ?...!....

Kamis, 29 Januari 2009

With the President SBY



Jessyca with the president?





In front of ISTANA MERDEKA ...............











Jeremy and Jessyca....
after following Math Competition in PRJ


Operasi Lutut


Lho..kok di rumah sakit ya ?? siap nech yang sakit ? wow rupanya papi ya kakinya di balut. Kenapa nich..ceritain dooooong
Gara-gara main PS dengan Jeremy, tiba-tiba lututku seperti kram. Nggak bisa untuk jalan, saya pikir karena asam urat, tapi analisa dokter ternyata adanya cairan di lutut. Sehingga kaki tidak bisa untuk jongkok bahkan untuk masuk ke mobilpun susah.
Setelah dicoba dengan obat jalan, tetapi belum sembuh benar maka pada tanggal 31 Desember 2008, saya harus masuk rumah sakit MAYAPADA di Tangerang untuk di operasi lututnya.
Photo ini diambil oleh Jessyca sebagai kenang-kenangan ketika di rumah sakit.

Selasa, 13 Januari 2009

Jessyca Birthday - 6th



8 Januari 2009 Jessyca merayakan ulang tahunnya yang keenam.














coba hitung, ada berapa ya boneka Hello Kitty-nya?







Photo bersama bu guru K2-5 dan teman-teman cewek











Bagi-bagi hadiah buat teman-teman..








fuuuuh..tiup lilin ulang tahun









hey ini teman-temanku semua lho...









Jessyca dan kue ulang tahunnya









Dinner di Pizza Hut Modern Land...











Tost dulu ya...









Hmmm...lezatnya makan Pizza









N-ds hadiah ulang tahunku...




Rabu, 24 Desember 2008

Chrismas TREE in Sumarecon Mall Serpong

A CHRISTMAS TREE is one of the most popular traditions associated with the celebration of Christmas. Normally an evergreen coniferous tree that is brought into a home or used in the open, a Christmas tree is decorated with Christmas Light and colourful ornaments during the days around Christmas. An angel or star is often placed at the top of the tree, representing the host of angels or the Star of Bethlehem from the Nativity story.

Selasa, 23 Desember 2008

CHRISTMAS Holyday in Jogjakarta

During the holyday in December 2008 (22-24 Dec), we go to Jogjakarta. What's on Jogjakarta?
Jogyakarta Special Region (Daerah Istimewa Yogyakarta, DIY) is officially one of Indonesia's 32 provinces. Yogyakarta is one of the foremost cultural centers of Java. This region is located at the foot of the active Merapi volcano, Yogyakarta was in the 16th and 17th centuries the seat of the mighty Javanese empire of Mataram from which present day Yogyakarta has the best inherited of traditions. The city itself has a special charm, which seldom fails to captivate the visitor.
This province is one of the most densely populated areas of Indonesia. The city came into being in 1755, after the Mataram division into the Sultanates of Yogyakarta and Surakarta (Solo). Gamelan, classical and contemporary Javanese dances, wayang kulit (leather puppet), theater and other expressions of traditional art will keep the visitor spellbound. Local craftsmen excel in arts such batiks, silver and leather works. Next to the traditional, contemporary art has found fertile soil in Yogya's culture oriented society. ASRI, the Academy of Fine Arts is the center of arts and Yogyakarta itself has given its name to an important school of modern painting in Indonesia, perhaps best personified by the famed Indonesian impressionist, the late Affandi.



inside Keraton...



Where's the lovely place to stay? Grand Mercure Hotel Jogjakarta
This historic colonial style hotel has been fully renovated. The hotel offers the facilities and comfort of a modern hotel while maintaining the traditions of the past. All 144 rooms, including 10 suites, offer private balconies and are furnished in a modern st yle with local touches. The Paprika restaurant specialises in Asian fusion cooking. The 1918s terrace bar overlooks an open-air courtyard and the trendy Vino Wine Bar features nightly entertainment.

TAMAN PINTAR - Jogjakarta

23 Desember 2008, selepas breakfast di Grand Mercure Hotel, kami langsung menuju ke Taman Pintar. Anak-anak sudah nggak sabar, ada apa ya disana? dimana sih tempatnya?

TAMAN PINTAR berlokasi di jalan P. Senopati, Yogyakarta. Taman Pintar ini ditujukan bagi anak-anak Yogya ataupun anak-anak Indonesia agar tumbuh ketertarikan untuk belajar dan kreatif dalam bidang sains dan teknologi. Karena tujuan itulah maka taman ini memilih “Burung Hantu memakai blangkon” menjadi maskotnya. Burung hantu dimaknai sebagai burung species malam yang mempunyai kepekaan yang tinggi, mampu mempelajari alam sekitar serta mampu merasakan kejadian alam yang ada disekitarnya, dan blangkon merupakan khas salah satu identitas Yogyakarta.
Di taman pintar ini pengunjung tidak saja hanya bisa melihat berbagai jenis sains yang diperagakan, melainkan mereka juga dapat menikmati, mencoba dan beratraksi. Mereka dapat "bermain" dengan alat peraga sains yang tersedia sehingga dapat merasakan bagaimana sains itu.
Di Indonesia, wahana semacam ini diawali dengan berdirinya pusat peragaan (PP) Iptek yang berlokasi di Taman Mini Indonesia Indah. Dari sinilah mulai berkembang science center yang lainnya di Indonesia selang puluhan tahun kemudian.

Science center yang disebut Taman Pintar ini dibangun oleh gabungan swasta dan pemerintah provinsi DI Yogyakarta yang pembangunannya dimulai sejak Mei 2006 dan diresmikan pemakaiannya oleh dua menteri yakni Menristek Kusmayanto Kadiman dan Mendiknas Bambang Sudibyo pada 9 Juni 2007.
Semua peragaan iptek tidak hanya dapat dilihat saja, akan tetapi juga bisa disentuh dan dicoba-coba oleh pengunjung. Sehingga taman pintar ini akan merangsang rasa ingin tahu, menumbuhkan kesadaran akan pentingnya iptek, memancing kreatifitas dan meningkatkan gairah belajar mata ajaran ilmu-ilmu dasar seperti matematika, fisika, kimia dan biologi.
MOTTO Taman Pintar nampak sederhana yakni tiga-N "Niteni, Nirokake, Nambahi", sesungguhnya memiliki kedalaman filosofinya Ki Hadjar Dewantara. Dalam konteks masa kini, filosofi itu ada konsekwensinya dengan proses transfer teknologi yang mengacu pada konsep three-A yaitu “Adopt, Adapt, Advance”.
Disebut Taman Pintar karena di kawasan ini siswa mulai pra sekolah sampai SLTA bisa dengan leluasa memperdalam pemahamannya soal materi pelajaran yang diterima di sekolah dan berekreasi.
Pendekatan untuk menyampaikan ilmu pengetahuan eksakta dan teknologi dilakukan melalui berbagai media dengan tujuan meningkatkan apresiasi terhadap ilmu pengetahuan dan teknologi. Secara garis besar materi isi Taman Pintar terbagi menurut kelompok usia dan penekanan materi. Menurut kelompok usia terbagi atas usia tingkat pra sekolah hingga taman kanak - kanak dan sekolah dasar hingga sekolah menengah, sedangkan menurut penekanan materi diwujudkan dalam interaksi antara pengunjung dengan materi yang disampaikan melalui anjungan yang ada.
Salah satu dari sejumlah permainan yang disediakan di Taman Pintar, adalah Permainan Air yang memperkenalkan bagaimana terjadinya pelangi.
Permainan yang tidak kalah menariknya, adalah Parabola Berbisik. Masing-masing anak berdiri di depan parabola yang jaraknya sekitar 15 meter, kemudian mereka berbisik. Nah temannya yang jauh dari parabola itu nanti akan mendengar. Itu namanya konvort rambatan pantulan gelombang suara, jadi melalui media udara.
Di sini juga tersedia permainan Pipa Gaung. Konsep gaung, anak-anak bisa berisi atau bicara dari ujung-ujung pipa. Suara itu bisa merambat melalui pipa bisa dipantulkan sehingga bisa terdengar di ujung satunya. Pipanya di pendam.
Selain itu yang paling banyak disukai anak-anak itu Gendang, dinding berdendang, dinding ini menjelaskan kalau luas kecilnya permukaannya itu menentukan tinggi rendahnya nada. Misalnya permukaannya kecil berarti nada yang dihasilkan itu kecil. Jadi anak bisa belajar
sendiri berbagai pengetahuan yang selama ini hanya mereka
peroleh dalam bentuk teori.

Situated on the center of the city of Yogyakarta, a brand new tourism object for kids, TAMAN PINTAR was built as a place for expression, appreciation, creation in a pleasant situation.Bringing its motto educate and pleasant, the place that was firstly built ini 2003 wants to increase the intention of kids and the young generation in science through imaginations, trials, and games in order to improve the human resources.Taman Pintar also concerns in implement one of Ki Hajar Dewantara's lessons Niteni: to understand, Niroake: to folow, and Nambahi: to improve.Zone of Taman PintarPlayground:A place to welcome and play and also a public place for the visitors. Here, there are places for children to play such as Talking Pipe, Whispering Parabola, Tree House, Dancing Water, Water Corridor, Catrol System, Moving Bridge, Sand Palace, and etc.
Heritage Building: This area are intended for the kids pre-school and.
Oval Building: This area consists of the zone of environtmental introduction and sciende exhibition, history, science and technology.
Square Building:It consists of three floors. The first is exhibition room, audio visual room, radio anak Jogja, food court, and souvenier counter. The second floor is elemetary matterial and implementing science, and library. The third floor is science laboratory, animation and tv, and courses class.


Wah asyiknya bermain..sampai nggak mau pulang ya...





Happy Hollyday with family...







Sabtu, 06 Desember 2008

White SHIRT




My name is Jessyca Deanna Yoel





I live in Gading Serpong, Tangerang, Indonesia





My hobby are..singing..dancing..





Hmm..I Love you...



Please come to my home.......




Do you like me..?





See you.....